Senin, 17 Juni 2013
Ternyata Aku MencintaiMu Tanpa Alasan
Salam hangat...
Untuk Engkau yang mengagungkan cinta diatas segalanya, yang menjadikan cinta seolah inti antara Engkau dan Aku, Dia ataupun Mereka menjadi Kita.
Kamu, yang biasa Aku panggil "Sayang", bacalah ini...
Sayang, ternyata Aku mencintaiMu tanpa alasan, Aku yakin pertemuan antara Aku dan Kamu adalah sebagian rencana Tuhan agar Aku dan Kamu menjadi Kita.
Aku yang mengenalMu saat masih bersama yang lain, dua kali Kamu membiarkanKu menyaksikan kebahagiaanMu dan kesakitanMu. Terlalu singkat namun sudah mampu membuatKu menunggu agar Aku bisa masuk dalam hatiMu, hingga akhirnya kaupun sadar kalau Aku menantiMu.
Kamu ceritakan segalanya padaKu tentang masalaluMu seolah Kamu tidak takut Aku akan pergi meninggalkanMu, dan itu membuatKu sadar arti sebuah keterbukaan suatu hubungan.
Aku sadar
Aku bukan yang pertama memelukMu, menciumMu
Aku sadar hatiMu tidak sepenuhnya mencintaiKu
Aku tidak peduli
semua kekuranganMu dan kelebihanMu
Aku tidak peduli orang berkata apa tentang diriMu
Aku tidak peduli Kamu mencintaiKu atau tidak
Jika nanti Aku pergi, menghindar, lari dan tidak mempedulikanMu lagi
Disaat itu Aku memendam rasaKu untuk kebahagiaanMu
Dan disaat itu juga Kamu memaksaKu menyaksikan kebahagiaanMu
Aku hanya ingin kamu bahagia entah dengan siapapun itu
Karena, apapun yang Aku lakukan dan apapun yang Aku berikan untukMu
Tidak lain agar Aku bisa melihatMu tersenyum
Sayang,
Sepenuhnya hati ini untukMu
Seluruhnya diriKu untukMu
Tidak ada capek, lelah ataupun mengeluh
Sayang,
Jika Aku manusia bodoh
Jika memilihMu suatu kebodohan
Biarlah tetap begini
Aku nikmati kebodohanKu
Aku tidak berharap "Kamu mencintaiKu"
Yang Aku inginkan "Hargai perasaanKu"
Bukan dengan "Membalas cintaKu"
Tapi tidak dengan "Melukai hatiKu"
Salam hangat untuk Engkau yang mengagungkan cinta.
Untuk Engkau yang mengagungkan cinta diatas segalanya, yang menjadikan cinta seolah inti antara Engkau dan Aku, Dia ataupun Mereka menjadi Kita.
Kamu, yang biasa Aku panggil "Sayang", bacalah ini...
Sayang, ternyata Aku mencintaiMu tanpa alasan, Aku yakin pertemuan antara Aku dan Kamu adalah sebagian rencana Tuhan agar Aku dan Kamu menjadi Kita.
Aku yang mengenalMu saat masih bersama yang lain, dua kali Kamu membiarkanKu menyaksikan kebahagiaanMu dan kesakitanMu. Terlalu singkat namun sudah mampu membuatKu menunggu agar Aku bisa masuk dalam hatiMu, hingga akhirnya kaupun sadar kalau Aku menantiMu.
Kamu ceritakan segalanya padaKu tentang masalaluMu seolah Kamu tidak takut Aku akan pergi meninggalkanMu, dan itu membuatKu sadar arti sebuah keterbukaan suatu hubungan.
Aku sadar
Aku bukan yang pertama memelukMu, menciumMu
Aku sadar hatiMu tidak sepenuhnya mencintaiKu
Aku tidak peduli
semua kekuranganMu dan kelebihanMu
Aku tidak peduli orang berkata apa tentang diriMu
Aku tidak peduli Kamu mencintaiKu atau tidak
Jika nanti Aku pergi, menghindar, lari dan tidak mempedulikanMu lagi
Disaat itu Aku memendam rasaKu untuk kebahagiaanMu
Dan disaat itu juga Kamu memaksaKu menyaksikan kebahagiaanMu
Aku hanya ingin kamu bahagia entah dengan siapapun itu
Karena, apapun yang Aku lakukan dan apapun yang Aku berikan untukMu
Tidak lain agar Aku bisa melihatMu tersenyum
Sayang,
Sepenuhnya hati ini untukMu
Seluruhnya diriKu untukMu
Tidak ada capek, lelah ataupun mengeluh
Sayang,
Jika Aku manusia bodoh
Jika memilihMu suatu kebodohan
Biarlah tetap begini
Aku nikmati kebodohanKu
Aku tidak berharap "Kamu mencintaiKu"
Yang Aku inginkan "Hargai perasaanKu"
Bukan dengan "Membalas cintaKu"
Tapi tidak dengan "Melukai hatiKu"
Salam hangat untuk Engkau yang mengagungkan cinta.
Lokasi:
Indonesia
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar